Tampilkan postingan dengan label ODOP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ODOP. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Agustus 2017

Dibalik Kegiatan Vaksinasi MR

20.16 4 Comments
Bulan Agustus hingga September 2017 ini Pemerintah mengadakan kegiatan vaksinasi MR (Measles Rubella) di seluruh pulau Jawa. Bulan Agustus untuk anak usia 7-15 tahun, bulan September untuk yang dibawah 7 tahun. Apa sih MR?  Penyakit Campak(Measles) dan Rubella biasa menyerang anak usia 9 bulan hingga 15 tahun. Ciri-ciri penyakit Campak biasanya penderita mengalami demam, batuk, pilek, radang tenggorokan, dan muncul ruam merah kecil-kecil di kulit.

Nah, sebenarnya kalau menyerang anak-anak tidak begitu berbahaya. Yang bikin bahaya itu bila penyakit ini menular ke ibu yang sedang hamil muda. Ibu yang tertular Rubella bayi yang dilahirkan besar kemungkinan akan mengalami buta, tuli, otak mengecil, atau bocor jantung. Sementara Campak bisa menyebabkan radang paru, radang otak, gizi buruk, dan kematian. Trus, kenapa yang divaksin anak-anak? Ini hanya salah satu cara Pemerintah mengatasi dampak penyakit Campak dan Rubella. Bagi perempuan dewasa, sebelum hamil penting juga divaksin MR. Tapi ya harus ke Dokter dan berbayar. Kalau program pemerintah untuk anak kali ini gratis...tis.

Yang namanya beda pendapat itu sudah ada sejak jaman dulu. Saya tidak mau berdebat tentang perbedaan pola pikir. Rambut boleh sama hitam tapi isi kepala beda-beda. Stop Mom War! Nggak perlu berdebat soal lahir normal atau Cesar, ASI atau sufor, vaksin atau antivaksin. Ketiga anak saya divaksin semua. Bahkan Nabil, anak saya yang kelas 6 SD, kemarin juga ikut divaksin MR di sekolah. Daripada heboh berdebat soal vaksin atau antivaksin, saya mau share foto-foto lucu di balik kegiatan vaksinasi MR kemarin. Semua saya ambil dari FB dokter Piprim Basarah Yanuarso, dokter spesialis anak. Lihat kelucuan anak-anak Indonesia!

ada yg ngumpet di kolong meja

yg naik ke atap juga ada

mana ekspresinya?

jangan sedot lemakku!

ini malah melet

Oh ya, saya juga punya cerita lucu yang saya ingat terus hingga sekarang. Jadi gini, pas SD dulu saya dan teman-teman divaksin juga, tapi nggak inget vaksin apa. Nha, salah satu teman kami ada yang teriak dan nangisnya kenceng banget. Dia teriak, “ Mamiye...mamiye...” Mungkin nggak lucu buat anak sekarang. Tapi buat kami anak kampung di Jawa yang manggil ibu kami dengan panggilan Ibuk atau Emak, aneh aja denger panggilan Mami. Teman saya itu anak baru, pindahan dari Ambon. Hallo, Louisa, di mana kamu sekarang?

#ODOP
#BloggerMuslimahIndonesia

Pelajaran Berharga dari Kasus First Travel

04.56 1 Comments
First Travel dicabut ijin usahanya per 1 Agustus 2017. Wow...padahal, beberapa bulan lalu, iklannya masih bersliweran di dinding FB. Isinya testimoni para jamaah Umroh yang menggunakan jasa First Travel, semuanya bilang bagus. Saat tahu kalau pemiliknya adalah Anniesa Hasibuan, banyak orang yang terkejut. Lho...itu kan designer yang beberapa waktu lalu beritanya heboh karena bisa memasukkan busana muslim acara New York Fashion Week.

Mari kita telusuri kisah perjalanan bisnis First Travel. Usaha travel ini didirikan pada tahun 2009 oleh pasangan muda Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan di Depok. Mereka berdua memulainya benar-benar dari nol, mulai dari ikut pameran sampai menawarkan usahanya ke berbagai kantor di Jakarta. Tahun 2010 pecah telur, mereka mengantar pegawai BI jalan-jalan ke Vietnam. Selanjutnya mengantar 127 pegawai BI umroh dan dilanjutkan dengan yang lain hingga akhirnya First Travel mulai dikenal orang.

Tahun 2013 Andika dan Anniesa mendaftarkan First Travel sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah umroh (PPIU) di Kementrian Agama. Usahanya terus menanjak, tahun 2014 saja mereka sudah memberangkatkan jamaah umroh sebanyak 14.700. Seiring dengan kesuksesan itu, Anniesa mulai mengembangkan bakatnya mendesain baju dengan mengadakan pagelaran busana di luar negeri. Terbayang ya, berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan untuk pagelaran seperti itu.

Awal tahun 2017 mulai tercium publik tentang ketidak beresan First Travel. Mereka menawarkan paket Umroh murah senilai 14,3 juta. Wow...70 ribu orang tertarik, mendaftar, dan menyetorkan uang. Ternyata yang diberangkatkan separohnya saja, terutama orang yang mengerti hukum atau pejabat seperti polisi, pengacara, dan lainnya. Maka terjadilah protes 35 ribu calon jamaah menuntut keberangkatan atau pengembalian uang mereka.

Setelah beberapa kali gagal mediasi antara First Travel dan para calon jamaah, di pertemuan terakhir tanggal 8 Agustus 2017, Andika dan Anniesa ditangkap Bareskrim Polri di komplek Perkantoran Departemen Agama. Esok harinya mereka berdua ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman 4 tahun penjara.

Andika dan Anniesa Hasibuan

protes calon jamaah. sumber foto:detikcom

Apa yang terjadi di dunia ini semua sudah tertulis di lauhul mahfudz. Kita sebagai manusia hendaklah bisa mengambil pelajaran dari semua kejadian ini. Buat Mas Andika dan Mbak Anniesa, semoga di dalam penjara nanti bisa merenungi kesalahan dan tidak mengulanginya lagi. Apa yang Anda berdua lakukan sudah merugikan banyak orang. Bayangkan bagaimana perasaan para jamaah Umroh yang batal ke tanah suci. Marah, malu, dan menghabiskan waktu dan tenaga bolak balik ke Kantor First Travel untuk menagih janji.

Sementara bagi kita, ada beberapa pelajaran berharga yang bisa kita ambil :
~ jangan tertarik dengan iming-iming biaya umroh murah. Depag sudah menentukan biaya umroh itu sekitar 20 juta, kalau ada tawaran dibawah itu, waspada.
~ jangan membuat bisnis kedua jika bisnis pertama belum kuat. Tekuni dan bikin besar dulu, baru kembangkan bisnis lainnya.
~ hiduplah sederhana, berapa pun penghasilan kita. Untuk apa bergaya hidup glamour kalau menggunakan uang yang bukan hak kita. Rasulullah bersabda, “ Berbahagialah orang yang mendapat petunjuk masuk Islam, sedang keadaan hidupnya sederhana tapi qonaah.”

#ODOP
#BloggerMuslimahIndonesia



Jumat, 11 Agustus 2017

Kisah Tentang Keajaiban Istighfar

20.48 1 Comments
Setelah membahas tentang keutamaan istighfar, berikut ini ada 2 kisah yang menceritakan tentang keajaiban istighfar:
1. Istighfar si Tukang Roti
Kisah ini dialami dan diceritakan oleh Imam Achmad bin Hanbal. Pada suatu waktu, ada keinginan yang kuat dari Imam Achmad untuk mengunjungi kota Basrah. Padahal beliau tidak ada keperluan ke kota itu. Maka berangkatlah beliau dari Baghdad ke Basrah. Setelah menempuh perjalanan panjang, sampailah beliau di kota itu. Karena tidak ada tempat menumpang, beliau beribadah di masjid dan berniat bermalam di sana malam harinya.

Tapi ternyata, malam harinya Imam Achmad diusir oleh pengurus masjid.
“Hei, Syech, sudah peraturan di sini, tidak boleh tidur di masjid.”
“Tapi saya musafir, tidak ada tempat bermalam. Ijinkan saya bermalam malam ini, besok saya pergi.”
“Tidak bisa.”
Tiba-tiba, ada seorang tukang roti yang rumahnya tidak jauh dari masjid, melihat kejadian itu.
“Hei, Syech, tidurlah di rumahku, ada ruang kecil di dekat toko rotiku. Besok pagi silakan kalau Anda mau meninggalkan kota ini.”

Tengah malam, Imam Achmad terbangun dan melihat si tukang roti sedang bekerja.  Ada kebiasaan si tukang kue yang menarik perhatian Imam Achmad. Sambil mengaduk adonan, lelaki itu selalu istighfar. Terus beristigfar tanpa putus. Imam Achmad pun penasaran.
“ Tuan, sudah berapa lama kau punya kebiasaan beristighfar seperti itu?”
“ Sudah lama, sejak saya masih bujang.”
“ Lalu, apa yang kau dapatkan dari kebiasaan itu?”
“ Alhamdulillah, apa pun yang saya inginkan selalu Allah kabulkan. Iya, semua...tapi ada satu yang belum Allah kabulkan.”
“Apa itu?”
“Sudah lama saya ingin bertemu dengan Imam Achmad bin Hanbal, imam mahdzab saya. “
“Allahu akbar...wahai tukang roti, akulah Imam Achmad. Ternyata, istighfarmulah yang membuat aku mendatangi kota ini.”


2. Istighfar Seorang Ibu
Kisah ini dialami dan diceritakan oleh seorang ibu yang di tinggal wilayah Khasmir. Ibu ini memiliki anak perempuan yang memiliki penyakit tulang. Sudah berbagai dokter di wilayah itu yang didatangi si Ibu demi kesembuhan putrinya. Namun semuanya angkat tangan. Menurut mereka ada seorang dokter yang biasa menangani penyakit ini. Dokter tersebut seorang muslim ahli spesialis tulang, yang tinggalnya di India.

Mengetahui hal itu, si Ibu sangat sedih. Terbayang berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan bila harus berobat ke dokter itu. Maka yang bisa dilakukan si  Ibu ini hanya memperbanyak doa dan istighfar. Dan lihatlah bagaimana dahsyatnya kekuatan istighfar.
Jadi, ceritanya, sang Dokter mau menghadiri seminar di sebuah kota. Karena terjadi hujan badai, pilot memutuskan untuk mendarat di bandara terdekat. Sang dokter, demi menghadiri seminar memaksakan diri naik mobil. Sayang, hujan badai terjadi lagi. Maka sang Dokter terpaksa berhenti dan berteduh di sebuah rumah di pinggir jalan.

Setelah mengetuk pintu dan mengucapkan salam, sang Dokter dan sopirnya memohon agar diijinkan berteduh di rumah itu. Saat menunggu hujan reda dan menikmati minuman yang disuguhkan tuan rumah, tiba-tiba terdengar suara teriakan kesakitan.
“Siapa itu, Bu? Kenapa dia berteriak kesakitan?”
“Itu suara putri saya, dia menderita sakit tulang.”
“Kenapa tidak dibawa ke dokter?”
”Sudah beberapa dokter yang kami datangi dan mereka angkat tangan. Katanya hanya ada satu dokter yang biasa menangani kasus ini, namanya Dokter Fulan.”
“Subhanallah, luar biasa skenario Allah, Dialah yang membuat saya singgah di rumah ini. Wahai Ibu, sayalah Dokter Fulan.”
Putri si Ibu yang rajin istighfar itu, akhirnya ditangani oleh Dokter Fulan bahkan tidak ditarik biaya.

Kisah itu hanya sedikit dari sekian banyak kisah tentang keajaiban istighfar. Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari semua itu. Jangan lupa teruslah beristighfar. Bahkan saat waktu sempit, padahal banyak sekali doa yang ingin kita panjatkan. Maka lebih baik gunakan waktu singkat itu untuk beristighfar. Insya Allah akan mengabulkan doa-doa kita.

#ODOP
#BloggerMuslimahIndonesia

Kamis, 10 Agustus 2017

The Power of Istighfar

20.42 5 Comments
Manusia diciptakan Allah sebagai makhluk yang penuh dosa. Bahkan manusia pertama, Nabil Adam pun pernah melakukan dosa hingga diberi hukuman diturunkan dari surga ke dunia. Namun Allah Yang Maha Pengampun akan memaafkan dosa hambanya bila mereka mau beristighfar atau memohon ampun.


Lafadz istighfar paling sederhana adalah: astaghfirullah. Walau terlihat sederhana, cobalah untuk rutin mengucapkan istighfar setiap hari, terutama sesudah sholat. Begitu juga pada saat ada waktu luang, seperti menunggu lampu merah atau menunggu antrian. Daripada bengong, bersenandung, atau mendengarkan musik. Rasulullah yang dijamin masuk surga saja, beristighfar 100 kali setiap hari, apalagi kita yang banyak dosa. Harusnya kita beristighfar lebih banyak lagi.

Selain untuk menghapus doa, inilah 7 keutamaan istighfar:
1. Mendapat kebaikan di dunia
“Dan hendaklah kamu memohon ampun kepada Tuhanmu dan bertobat kepada-Nya. Niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik(terus menerus) sampai pada waktu yang telah ditentukan.” (QS.Huud: 3)
2. Mendatangkan rezeki
”Maka aku katakan kepada mereka: ”Mohonlah ampun (istighfar) kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula didalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS.Nuh: 10-12).
3. Menambah kekuatan pribadi dan kaum muslimin
“Hai, Kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu, lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambah kekuatan pada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat doa.” (QS.Hud: 52)
4. Menurunkan rahmat Allah
“Hendaklah kamu meminta ampun kepada Allah, agar kamu mendapat rahmat.”(QS.An Naml: 46)
5. Menolak bala dan bencana
”Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun.”(QS.al-Anfal: 33).
6. Melapangkan dada dari kesempitan dan kesedihan
”Barangsiapa yang senantiasa beristighfar, maka Allah akan memberikan kegembiraan dari setiap kesedihannya, dan kelapangan bagi setiap kesempitannya dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangka,”(HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad).
7. Membuat wajah menjadi berseri dan bahagia di akhirat nanti
“Barang siapa yang ingin bahagia menerima catatan amalnya(di akhirat), hendaklah memperbanyak istighfar.” (HR.Thabrani).

#ODOP
#BloggerMuslimahIndonesia


Rabu, 09 Agustus 2017

Belajar dari Sosok Khadijah

13.52 3 Comments
Kalau kita meyakini bahwa Nabi Muhammad adalah pemimpin kaum muslimin, maka kita pun harus mengakui bahwa para istri Rasulullah adalah Ibu kita. Mereka punya sebutan Ummul Mukminin. Sudahkah kita mengenal sosok semua Ummul Mukminin itu? Saya termasuk yang belum mengenal mereka. Karena itu saya mulai mencari tahu tentang mereka.


Ada 4 perempuan yang paling sempurna akhlaknya di dunia yaitu Siti Asiyah, Maryam, Khadijah, dan Fatimah. Makin penasaran, mengapa Khadijah binti Khuwailid, istri pertama sekaligus paling dikasihi Rasulullah termasuk perempuan yang sempurna. Semoga kita, para muslimah, bisa meneladani akhlak beliau sehingga bisa menjadi penghuni surga.

Saya mencoba merangkum apa yang sudah saya baca dan saya dengar dari ceramah para ustadz tentang sosok Khadijah. Inilah 7 fakta tentang Khadijah:
1. Khadijah yang menawarkan diri menjadi istri Rasulullah.
Khadijah ketika itu berstatus janda dengan 3 anak. Beliau adalah perempuan yang cantik, dari kalangan menengah kaum Quraisy, dan merupakan saudagar yang kaya. Banyak laki-laki yang melamar tapi beliau tidak bergeming. Ketika mengenal sosok nabi Muhammad yang jujur dan pintar dalam berdagang, beliau tertarik lalu meminta tolong saudaranya, Nafisah, untuk melamar Rasulullah.
2. Khadijah menikah dengan Rasulullah di usia 40 tahun, sementara Rasulullah 25 tahun.
3. Khadijah mempunyai 6 anak dari Rasulullah.
Dari semua istrinya, hanya 2 istri yang melahirkan keturunan Rasulullah. Dari Khadijah ada Qasim, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kaltsum, Fatimah, dan Abdullah. Sementara dari Mariah Al Qibtiyyah lahir Ibrahim. Tapi qodarullah, semua anak lelaki Rasulullah meninggal saat masih kecil. Mungkin ini cara Allah menunjukkan bahwa Nabi Muhammah adalah nabi yang terakhir.
4. Khadijah adalah orang pertama yang masuk Islam.
Beliau yang paling tahu apa yang dialami Rasulullah ketika pertama kali menerima wahyu. Dan beliau percaya dengan ajaran yang dibawa suaminya dan segera masuk Islam.
5. Khadijah itu perempuan super.
Rasulullah tidak pernah ta’adud (poligami) selama menjadi suami Khadijah. Ini karena semua kebutuhan Rasulullah dipenuhi oleh Khadijah. Walaupun cuma 1 orang , beliau seperti layaknya 4 istri. Jangan ditanya bagaimana kesetiaannya, kecerdasannya, cara mendidik anak, dan selalu ada saat dibutuhkan Rasulullah.
6. Khadijah meninggal dunia di usia 65 tahun.
Sejak diangkat menjadi Rasul, kehidupan Nabi Muhammad dibuat Allah menjadi miskin. Harta yang ada habis untuk dakwah dan Khadijah tidak pernah sekali pun protes. Khadijah mulai sakit-sakitan sejak terjadi blokade terhadap orang Quraisy selama 3 tahun, hingga akhirnya meninggal dunia. Saking sedihnya Rasulullah, tahun kematian Khadijah disebut Amul Huzni (tahun kesedihan).
7. Khadijah merupakan istri yang paling disayangi Rasulullah.
~ Aisyah sampai cemburu saat Rasulullah menyebut-nyebut nama Khadijah, berbuat baik dengan teman dan saudara Khadijah. Padahal Aisyah belum pernah bertemu Khadijah.
~ Rasulullah pernah bermalam di makam Khadijah hanya untuk curhat dan menangis seusai pembebasan kota Mekkah.
“Ya, Khadijah, kamu benar. Allah telah menunaikan janjinya seperti yang kau katakan dulu.”
Ketika sedang berjuang menyebarkan Islam, Khadijah pernah meyakinkan Rasulullah bahwa Allah pasti akan memenangkan agama Islam.
~ Rasulullah menangis ketika melihat kalung Khadijah akan dijadikan tebusan Zainab untuk suaminya, Abil Ash. Beliau meminta sahabat untuk membebaskan menantunya itu dan membiarkan kalung Khadijah kembali pada Zainab. Melihat barang milik Khadijah, membuat Rasulullah mengingat semua kenangan manis saat bersamanya.

#ODOP
#BloggerMuslimahIndonesia



Sehari di Wisata Tirta Nusantara

03.53 1 Comments
Pagi-pagi, sahabat saya nelpon, “ Yuk, ikut. Suami dan anak-anakku ngajak renang dan mancing di Boja.” Oke, deh, kebetulan Nabil dari kemarin pengin renang. Sejam kemudian cap cus lah kita 10 orang ke arah Semarang. Lewat Pasar Jrakah, naik ke arah Ngaliyan, teruuus akhirnya nyampe lah di TKP.


Anak-anak langsung girang begitu melihat air. Lima bocah itu langsung nyemplung ke kolam renang. Sementara kita ber-5 orangtuanya duduk manis di saung sambil pesen makan siang dan para Bapak mancing di empang yang terhampar di depan saung.

Oh, ya, Wisata Tirta Nusantara itu lokasinya di Ngabean, Boja, dekat dengan Cangkiran, Semarang. Begitu masuk kita akan bertemu dengan saung-saung mengitari empang. Nama saungnya seperti nama kepulauan nusantara seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, Lombok, Sumba, dan seterusnya. Selain saung/gazebo ada pendopo, gazebo pendopo, dan ruang pertemuan pendopo. Tinggal pesan tempat sesuai kebutuhan dan jumlah rombongan.




Setelah puas berenang, anak-anak pun menyusul ke saung. Sayang, hari ini kata petugas, banyak pegawai yang libur, jadi pelayanan agak lama. Padahal anak-anak sudah kelaparan. Sambil menunggu makanan datang, anak-anak mancing dulu. Mereka gembira luar biasa saat satu per satu ikan-ikan itu makan umpan di kail. Happss...

Dan, akhirnya yang ditunggu-tunggu datang. Nasi hangat 2 bakul, gurami asam manis 2 piring besar, lele goreng 1 piring, dan mie goreng 1 piring. Ya, Allah kok banyak banget pesennya. Kata sahabat saya, gapapa, entar kalo nggak habis dibawa pulang aja. Kami pun makan siang bareng dengan lahap.


Usai makan siang, anak-anak masih mau mancing lagi. Kata sahabat saya, suami dan anak-anaknya biasa mancing di sini sampai sore. Baiklah, sekali-sekali, saya ikuti kebiasaan mereka. Apalagi Nabil juga tampak senang dan nggak bete. Biasanya dia gampang bosen kalo kelamaan di suatu tempat yang bukan rumahnya.


Kami pun sempat sholat Dzuhur dan Ashar di mushola kecil di sana. Ketika matahari sudah mulai redup, rombongan kami pun meninggalkan TKP. Ada tentengan yang kami bawa pulang, ikan segar hasil mancing dan gurame asam manis sisa makan siang yang masih banyak. Makasih banget ya, Sob, udah diajak jalan-jalan, dibayarin, lagi. Gapapa, katanya, mumpung suaminya yang pelaut lagi mendarat. Yaudah, sering-sering aja ngajak jalan-jalan * ngelunjak.

#ODOP
#BloggerMuslimahIndonesia

Senin, 07 Agustus 2017

Indahnya Memaafkan

21.19 2 Comments
Sudah sunatullah kalau manusia itu tempatnya salah dan lupa. Dalam pergaulan sehari-hari baik dengan keluarga, tetangga, atau dengan teman, kita pasti pernah melakukan kesalahan yang disadari atau tidak membuat orang lain sakit hati. Kadang semua itu terjadi dengan sengaja atau tidak sengaja. Misalnya yang sederhana, saling mencela kekurangan padahal maksudnya hanya bercanda. Sampai yang paling serius, merebut gebetan kita, hehehe...

Islam mengajarkan kita untuk memaafkan semua orang yang pernah menyakiti hati kita. Secara teori gampang diucapkan, tapi prakteknya? Susah banget, kan? Ya, Allah, orang itu sudah bikin saya malu, sakit hati, dan merendahkan diri saya. Masak harus dimaafkan? Ya, memang seperti itulah kalau kita ingin hidup kita tenang, tanpa menyimpan dendam dan sakit hati pada oarang lain.


Berikut ini keutamaan memaafkan, yang semoga bisa jadi pengingat bagi saya saat sakit hati dan bagi siapa pun yang membaca tulisan ini.
1. Jangan sok suci. Semua anak cucu Adam pasti pernah melakukan kesalahan. Jadi wajib bagi kita untuk minta maaf dan memaafkan.
2. Setiap saat kita selalu minta maaf kepada Allah, baik lewat bacaan dalam sholat maupun doa-doa setelah sholat. Kalau ingi dimaafkan Allah, maka maafkanlah orang lain.
3. Maafkan Saudaramu karena Allah. Ingat, Allah akan memberi pahala bagi yang mau memaafkan.
4. Memaafkan itu jalan menuju keberuntungan.
5. Teladani sifat Allah, Al Afuww ( Maha Pemaaf) dan Al Ghaffar (Maha Pengampun).
6. Teladani sifat Rasulullah yang pemaaf. Ingat bagaimana beliau memaafkan orang yang menghinanya, melemparinya dengan kotoran, dan meludahinya setiap kali bertemu.
7. Surga itu tempat orang-orang yang pemaaf. Jadi, kalau mau masuk surga, jadilah orang yang pemaaf.
8. Memaafkan membuat hati menjadi tenteram
9. Bila tidak mau memaafkan maka tidak akan diterima amal ibadah kita
10. Memaafkan tidak membuat harga diri kita jatuh, justru menambah wibawa dan kehormatan kita.

Bila masih tetap susah memaafkan, cobalah tips berikut ini:
~ Lupakan. Buang jauh-jauh hal-hal yang berhubungan dengan orang yang menyakiti hati kita. Misalnya hapus namanya dari daftar kontak di hape dan pertemanan di media sosial.
~ Mendoakan. Ya, meskipun berat cobalah cara ini. Setiap pagi, usai sholat Subuh, sebut namanya dan doakan yang terbaik untuk orang yang menyakiti kita itu. Setelah itu rasakan...insya Allah, hati dan pikiran jadi lapang.
Selamat mencoba...

#ODOP
#BloggerMuslimahIndonesia


Minggu, 06 Agustus 2017

Nikmatnya Sepincuk Pecel Semanggi

23.49 1 Comments
Kalau ditanya apa sih makanan yang khas dari Kendal? Hmmm, apa ya, saya juga bingung. Eh tapi ada makanan yang selalu tersaji saat ada acara gelar seni budaya Kabupaten Kendal di TMII Jakarta setiap tahun, yaitu pecel semanggi. Beda dengan pecel semanggi khas Surabaya yang penyajiannya ditambah sayuran lain plus kerupuk puli, yang ini tanpa tambahan sayuran lain.


Oh, ya, semanggi itu tanaman yang biasanya tumbuh di sawah atau tempat lembab lainnya. Bentuknya unik, seperti tiga hati yang dijadikan satu. Cara membuat pecel semanggi sama dengan membuat pecel sayuran lainnya. Yaitu direbus lalu disiram dengan bumbu kacang. Ada tambahan khusus untuk bumbu pecel khas Kendal, yaitu ditambah ubi jalar rebus.

Sebagai pelengkap, pecel semanggi dimakan bersama sate keong alias siput sawah alias tutut. Cara membuat sate keong juga sederhana. Keong sawah direbus dan dilepaskan dari cangkangnya. Tumis cabe, bawang merah, dan bawang putih sampai harum. Tambahkan lengkuas dan daun salam. Masukkan keong rebus, masak sampai matang. Jangan lupa tambahkan gula dan garam. Setelah matang tusuk di lidi biar seperti sate.

Saya baru tahu kalau semanggi itu kandungan zat besinya tinggi. Dan bukan hanya enak tapi kaya manfaat seperti menurunkan tensi, memperlancar haid, mengobati hepatitis, flu, radang tenggorokan, dan diare.

Ada seorang Ibu yang sangat konsisten jualan pecel semanggi sejak dulu. Saya kadang heran, bagaimana Ibu itu bisa mendapatkan semanggi setiap hari. Kalau musim hujan nggak masalah, lha kalau musim kemarau? Katanya sih, ada yang nyetori semanggi saat kemarau. Nyarinya sampai pelosok Kabupaten Kendal lho. Wow...



Bagi yang penasaran dengan kelezatan pecel semanggi khas Kendal, Anda bisa menemukan penjualnya di Taman Garuda saat Ahad pagi. Tepatnya di dekat pintu masuk Bank Jateng, Kendal. Di hari lain, Ibu itu jualan di Pasar Kendal. Dengan membayar 5 ribu, Anda bisa mendapatkan sepincuk pecel semanggi plus 1 tusuk sate keong.

#ODOP
#BloggerMuslimahIndonesia


Sabtu, 05 Agustus 2017

Jagoanku Dikhitan

20.19 0 Comments
Kedua jagoan kami jarak umurnya 8 tahun. Dulu si Mas khitan di umur 10 tahun, saat naik ke kelas 5. Sementara si Adik maunya saat liburan naik kelas 6. Sebagai orang tua kami nurut saja, yang penting mereka sudah siap fisik dan mental. Saat melihat kalender, wow...ternyata pas libur sekolah sekaligus libur Lebaran, Abinya anak-anak hanya libur sepekan. Maka begitu nyampe rumah beliau langsung nanya si kecil.
“Bil, kapan mau khitan? Pokoknya dalam sepekan depan.”
“Hmm...yaudah tanggal 28 ya?”
“Oke, deh.”
Oke, fix, ya...Rabu tanggal 28 Juni.

Selasa malam, suami ngajak Nabil ke rumah sekaligus tempat praktek Pakdhenya. Kakak suami kebetulan dokter umum yang sudah biasa praktek khitan. Maksudnya sih mau ngobrol-ngobrol dulu, persiapannya apa, gitu. Eh, sama Pakdhe disuruh kihitan malam itu juga. Bukan Nabil namanya kalo nggak konsisten. Pokoknya harus tanggal 28, hehehe...yaudah lah.

Rabu pagi, semua sudah siap. Nabil berangkat ke rumah Pakdhe diantar Abi dan Mas. Saya nggak ikut, milih di rumah aja. Dulu waktu Mas khitan saya juga nggak ikut. Yang nganterin si Abi dan teman-teman Mas aja. Kata Abi, Nabil nggak nangis, nggak ngrepotin pokoknya. Usai khitan dengan metode laser, Nabil pake celana khusus dari Pakdhe. Waah...baru lihat model kayak gitu. Tapi ternyata saya yang kudet. Banyak Olshop yang jual celana dalem khusus khitan seperti itu, hehehe...

si ganteng Nabil

maen hape biar gak grogi

Pakdhe Budi in action

3 lelaki kesayangan


Oh, ya, sejak masuk SDIT Nabil terbiasa mandi sendiri, nggak pernah memperlihatkan aurat pada yang lain. Jadi ketika harus merawat luka setelah khitan, Abi dan si Mas yang bantuin.
“Mi, sembuh itu kayak gimana? Kering tuh kayak gimana?”
Si Emak pun gelagapan. Pas Abi dah balik Makassar, si Mas yang ngerawat. Bahkan nganterin kontrol ke tempat praktek Pakdhe. Alhamdulillah, ada untungnya juga umurnya jauh, jadi bisa ngerawat adiknya.


Setelah 10 hari, lukanya kering dan siap berangkat sekolah dengan nyaman. Oh ya, seperti Mas dulu, Nabil juga syukuran bagi-bagi nasi boks ke tetangga se RW. Yang namanya walimah itu khusus hanya untuk pernikahan, nggak ada istilah walimatul khitan. Tujuan syukuran untuk meminta doa agar Nabil diberi kesehatan,  jadi anak sholeh, dan bisa jadi penolong kedua orangtuanya di akhirat nanti. Aamiin...Sebagai orang tua, kami sudah plong bisa menuntaskan kewajiban kami. Selamat memasuki dunia remaja, Jagoanku...

#ODOP
#BloggerMuslimahIndonesia

Jumat, 04 Agustus 2017

Ada Apa Dengan Umur 40 Tahun?

23.10 2 Comments
“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang sholeh yang Engkau ridhoi; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri” (QS Al Ahqof 15)



Ayat ini menunjukkan bahwa umur 40 tahun adalah usia yang istimewa. Bahkan Nabi Muhammad diangkat menjadi Rasulullah di umur 40 tahun. Ibarat piramida, umur 40 adalah puncaknya umur umat Rasulullah. Setelah itu akan mengalami penurunan. Masing-masing orang berbeda, ada yang turunnya cepat, ada juga yang lambat. Perlu diingat pula umur 40 itu ibarat berada di persimpangan. Orang sudah bisa memilih, mau jalan ke surga atau neraka.

Maka bila usia kita sudah mencapai umur 40 tahun, sebaiknya lakukan hal berikut ini:
1. Berbaktilah pada kedua orangtua. Di umur 40 tahun, biasanya seorang laki-laki sudah berkeluarga, sudah bekerja, dan sudah mapan. Luangkan waktu menemui mereka, penuhi kebutuhan mereka, dan turuti keinginan mereka. Bagi para istri, ingatkan suami untuk melakukan itu. Bukankah seorang Ibu itu tanggung jawab anak lelakinya
2. Lebih taat pada perintah Allah. Siapkan bekal untuk kampung akhirat yang kekal abadi.
~ Hentikan pekerjaan begitu mendengar adzan. Yang laki-laki, segera ke masjid, usahakan sholat 5 waktu di masjid
~ Malu melakukan dosa, bukan karena manusia, tapi karena takut pada Allah
3. Perbanyak ibadah dan sedekah. Jangan sampai menyesal saat ditunjukkan buku amal kita, bahkan ingin dikembalikan ke dunia sebentar saja untuk menambah ibadah dan sedekah.
~ Jangan hanya sholat fardhu 17 rakaat, tambah dengan sholat sunnah
~ Sedekahkan apa yang kita punya untuk orang lain yang membutuhkan
4. Ingat umur.
~ Jangan mengecat rambut demi menutupi uban
~ Makan bukan pakai mulut tapi pakai otak, artinya berpikir dulu sebelum makan. Apakah makanan itu bisa membuat gula darah, kolesterol, atau asam urat naik
~ Jauhi zina. Ingat, ada 3 golongan manusia yang tidak akan dipandang Allah di akhirat nanti:
1.       Orang tua yang berzina
2.       Penguasa yang suka berdusta
3.       Orang miskin yang sombong

#ODOP
#BloggerMuslimahIndonesia


Kamis, 03 Agustus 2017

Taman Gajah Mada, Siang Itu

15.22 8 Comments
Ahhh, satu lagi ruang terbuka hijau dibangun di Kota Kendal tercinta. Namanya Taman Gajah Mada, letaknya di Jalan Karang Kembang, di belakang Kantor Kelurahan Karangsari, tepatnya. Bagi orang Kendal angkatan lama seperti saya, pasti ingat, beberapa puluh tahun lalu ada Gedung Bioskop Gajah Mada di sekitar lokasi itu. Upss...ketahuan kalo saya angkatan 45 * buru-buru umpetin KTP.

Saya pribadi belum pernah menginjakkan kaki ke sana. Sampai akhirnya teman-teman dari Komunitas Kendal Crafter yang saya dirikan, ngajak ngadain pertemuan bulanan di sana. Mungkin mereka mulai bosan, kok pertemuan bulanan di dalam rumah terus. Sekali-sekali di tempat terbuka dong, Mak. Oke...oke...sebagai Emak yang baik saya turuti keinginan teman-teman kesayangan.

Akhirnya, tibalah hari yang ditunggu-tunggu. Kita janjian ketemuan jam 10, saat matahari lagi terik- teriknya. Ada 3 buah gazebo di taman itu yang cukup buat ngumpul 20 orang. Eh, ada yang bela-belain datang lebih awal demi dapetin gazebo. Ah, makasih banget ya, Mbak-mbak Cantik. Akhirnya kita bisa dapetin tempat buat rumpi-rumpi cantik.

Jelang jam 11 semua dah pada ngumpul. Acara pun dimulai, dimulai dari yang agak serius sampai akhirnya yang bikin ketawa bahagia. Pertemuan bulanan bagi kami adalah sarana refreshing dari kegiatan harian rutin selama sebulan. Ada yang berprofesi sebagai guru, paramedis, ada yang full ngecraft, ada juga yang serabutan kayak saya, hehehe...Saat ketemu inilah kita bisa ngobrol soal craft dari A sampai Z. Seru pokoknya.







Kali ini saya nggak akan membahas acara itu karena sudah saya posting di tempat lain. Saya hanya ingin sedikit membahas tentang Taman Gajah Mada itu. Inilah fakta tentang Taman Gajah Mada versi kaca mata saya:
1. Tempatnya panas karena pohonnya belum tinggi-tinggi, maklum kan baru dibuat tahun 2015
2. Sering dipakai buat pacaran anak-anak muda. Ini siang hari lho, gimana kalo malam hari ya
3. PKL di seberang taman tidak tertata rapi. Bangunan warung yang mereka buat terkesan asal-asalan
4. Dulu di awal berdiri ada fasilitas wifi, sekarang nggak ada
5. Jalan masuk menuju ke sana masih kurang mulus

Himbauan saya, buat warga Kendal yang menikmati Taman Gajah Mada, yuk bareng-bareng kita jaga semua fasilitas yang ada. Kalo buat Penda, tolong dirawat terus ya...Jangan sampai nasibnya sama dengan Taman Kali Reyeng yang dulu bagus sekarang seperti nggak terurus. Rumputnya tinggi-tinggi, beberapa bangunan rusak, dan sering dipakai untuk pacaran kalo malam. Naudzubillah, tidak akan berkah tempat yang dipakai buat begituan.


#ODOP
#BloggerMuslimahIndonesia

Rabu, 02 Agustus 2017

Yuk, Daftar Ibadah Haji

18.02 6 Comments
Hari ini tetangga persis sebelah rumah berangkat naik haji. Beberapa pekan  yang lalu kami bertiga (rumah kami memang nyelip bertiga) sempat ngerumpi cantik.
“Wah, Bu, anginnya kayaknya dari timur ke barat nih.’
Maksudnya, rumah paling timur sudah memunaikan ibadah haji 3 tahun yang lalu. Lanjut, rumah yang tengah berangkat tahun ini. Habis itu? Ya, rumah saya dong.
“Ehm, saya insya Allah sudah daftar, Bu. Cuma, kata petugas bank, kami berangkatnya kurang lebih 15 tahun lagi.”
Wow...15 tahun lagi? Umur saya 60 tahun dong. Sudahlah, serahkan semuanya pada Allah. Itu kan katanya sistem yang dibuat manusia. Kalau Allah berkehendak, bisa saja saya dan suami berangkat tahun depan. Tolong Aamiin-kan ya...

Oh, ya, bagi yang belum mendaftar ibadah haji, yuk segera buka rekening tabungan haji. Nggak usah ditunda-tunda, karena kita nggak tahu kapan berangkatnya. Berikut ini saya share cara buka rekening haji, berdasarkan pengalaman pribadi :
~ Datang ke kantor Bank Syariah terdekat di sekitar Anda. Yang bisa melayani tabungan haji hanya bank syariah ya, bukan bank konvensional. Awal tahun 2014 saya buka tabungan haji di BNI, tapi ketika saya mau nambah saldo di tahun 2015, oleh pegawai bank disuruh nutup rekening dan pindahin ke bank syariah. Saya pilih Bank Syariah Mandiri (BSM) karena lokasinya dekat rumah.
~ siapkan fotokopi KTP Anda dan pasangan (bila sudah punya pasangan)
~ siapkan juga uang untuk buka rekening. Saldo pertama bisa ditanyakan petugas, tapi waktu saya dulu buka 500 ribu rupiah
~ tunggu diproses sampai buku tabungan haji jadi

Nah, kalo saldo tabungan sudah mencapai 26 juta, kita berhak mendapatkan jatah untuk haji reguler. CS bank akan meminta kita datang ke Kantor Departemen Agama (Depag) mengurus persyaratan untuk mendapat kursi. Jadi nanti uang yang 25 juta dipindahkan ke rekening haji di Depag Pusat, sementara yang 1 juta masih tetap di rekening kita sambil menunggu sisa pelunasan.

Di Depag, kita akan diminta menyiapkan beberapa persyaratan untuk melengkapi berkas, diantaranya:
~ fotokopi KTP
~ foto 3x4 sebanyak 8 lembar
~ foto 4x6 sebanyak 2 lembar
Syarat foto: background putih, kepala tampak 80 % dari keseluruhan foto, tidak memakai kacamata, tidak memakai seragam dinas. Tambahan bagi pria: tidak memakai penutup kepala dan baju putih
Untuk wanita: tidak memakai jilbab warna putih.
~ surat keterangan sehat dari Dokter Puskesmas terdekat. Kita akan diambil darah dan urine untuk tes laborat. Hanya butuh waktu beberapa jam kita akan bisa mendapatkan hasilnya.
~ materai 6.000

Kalo sudah komplit segera bawa kembali ke Depag untuk mendapatkan nomer SPPH. Dari nomer itu kita bisa mengecek via online kapan kita akan berangkat. Terakhir, kita ke kantor bank untuk mendapatkan bukti setoran haji ke pusat. Dan kita akan melihat saldo tabungan kita berkurang 25 juta.


Bagaimana, masih mau menunda mendaftar haji? Jangan dong... Abaikan saja isu tentang carut marut sistem dan penggunaan dana haji. Yang penting niatkan dalam hati, kita ingin melaksanakan rukun Islam ke-5, hanya karena Allah. Innama a’malu binniyat. Semoga Allah mencatat niat baik kita sebagai amal dan pemberat timbangan di akhirat nanti. Tak lupa berdoa semoga ada penambahan kuota haji tiap tahun sehingga kita tidak perlu menunggu sampai 10-20 tahun lagi untuk berangkat.

#ODOP
#BloggerMuslimahIndonesia

Selasa, 01 Agustus 2017

One Day One Post, Siapa Takut?

19.47 1 Comments
Hal pertama yang saya pelajari setelah resign dari kerja kantoran tahun 2010 adalah: belajar nulis. Jangan tanya kenapa, lha wong saya sendiri nggak tau alasannya. Saya bener-bener memulai dari nol besar. Belajarnya nggak tanggung-tanggung, sama Mbak Asma Nadia. Bukan sok keren, tapi pas browsing tentang workshop menulis, yang muncul kok WS-nya Mbak Asma. Yasudah, dari Halim saya (yang notabene pendatang baru belantara ibukota) bela-belain naik taxi sampai Depok demi menimba ilmu dengan beliau.

Bertahun-tahun kemudian, kemampuan nulis saya nggak menunjukkan kemajuan yang signifikan. Bahkan, pernah ada temen yang komen tulisan saya garing, hiks...Yaudah lah, saya harus menerima kenyataan bahwa saya nggak berbakat nulis, bakat saya ternyata bikin kerajinan tangan alias crafting. Tapi harus saya akui, ilmu yang saya dapatkan dari hasil mengikuti berbagai WS nulis banyak manfaatnya. Dan prestasi yang berhasil saya raih adalah berhasil menelurkan satu buku craft. Walaupun belum ada tanda-tanda muncul buku kedua, saya tetap semangat terus berusaha.

Soal blog, saya yang minta tolong putri sulung saya untuk membuatkan. Itu gara-gara suatu hari saya bertemu dengan Emak-emak smart dari Komunitas Emak Blogger (KEB) di sebuah acara Tabloid Nova tahun 2012. Saking penasarannya, sampe rumah saya browsing tentang KEB. Wow...keren nih, Emak-emak punya hobi nulis di blog, tulisannya keren-keren, lagi. Saya langsung pengen niru, nulis-nulis curahan hati semacam diary gitu, hehehe...

Tapi sayang seribu sayang, rasa malas dan nggak pinter ngatur waktu, membuat blog saya akhirnya terbengkelai dan dipenuhi sarang laba-laba. Makanya ketika Blogger Muslimah ngadain challenge One Day One Post, saya langsung ikutan. Motivasinya adalah:
~ untuk mengatasi rasa malas nulis saya yang sudah tingkat tinggi
~ pada dasarnya saya tuh suka tantangan. Bulan April lalu saya menantang diri saya sendiri dengan bikin program 30 hari berkreasi. Yaitu selama 30 hari harus bikin kreasi craft dan diposting di Instagram lapak jualan saya: @nafasouvenir. Hasilnya? Saya hanya mampu posting selama 21 hari berturut-turut, hehehe...Semoga tantangan kali ini bisa full 31 hari.
~ menulis itu sudah dilakukan oleh para ulama jaman dulu. Bayangkan bagaimana para penghafal hadist itu menuliskan hafalannya pada lembaran kulit dan media lainnya dalam kondisi penerangan yang seadanya. Harusnya, saya yang hidup di jaman yang serba mudah ini, nggak boleh kalah dengan mereka. Seperti kata Ali bin Abi Thalib, “ Ikatlah ilmu dengan tulisan” maka sebaiknya apa yang kita ketahui dan kita pelajari ya ditulis. Biar tidak hilang seperti debu yang beterbangan dihempas angin. Bahkan ada temen yang bilang, membaca dan menulis itu wajib hukumnya bagi semua muslim dan muslimah. Wallahu a’lam bishawab.

Oke, akhirnya dengan mengucap: Bismillah...saya terima tantangan Blogger Muslimah untuk menulis blog One Day One Post selama bulan Agustus 2017. Bagaimana para saksi? Mohon doanya aja ya...



#ODOP
#BloggerMuslimahIndonesia